Daerah  

Kabar Gembira untuk Imam Masjid di Buteng, Insentif Bakal Naik pada APBD Perubahan

Tokoh agama dan imam masjid di Buton Tengah
Tokoh agama dan imam masjid di Buton Tengah

BUTON TENGAH–Bupati Buton Tengah (Buteng), Dr. H. Azhari, berjanji akan menaikkan insentif para imam masjid di wilayahnya. Komitmen tersebut disampaikan setelah mengetahui besaran insentif yang diterima para imam masih jauh di bawah penghasilan kepala kampung maupun kepala lingkungan.

Janji tersebut disampaikan Azhari saat menggelar pertemuan dengan para imam masjid di Aula Kyjula Lantai V Kantor Bupati Buteng usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, terdapat ketimpangan antara besarnya tugas dan tanggung jawab imam masjid dengan kesejahteraan yang mereka terima selama ini.

“Ini sebuah ketimpangan. Masa gaji kepala kampung lebih banyak daripada imam. Padahal tugas dan tanggung jawab imam tidak kalah besar dari kepala kampung,” tegas Azhari.

Ia menilai para imam memiliki peran strategis sebagai pembina keagamaan di desa dan menjadi ujung tombak dalam mewujudkan visi Kabupaten Buton Tengah sebagai kota santri dan kota pendidikan.

Saat ini, insentif imam masjid berkisar antara Rp400 ribu hingga Rp500 ribu per bulan. Sementara itu, gaji kepala kampung mencapai Rp1,6 juta per bulan.

Untuk itu, Azhari meminta para camat mengumpulkan kepala desa di wilayah masing-masing guna merumuskan skema peningkatan insentif imam masjid.

Meski pemerintah daerah masih menghadapi efisiensi anggaran akibat kebijakan pemerintah pusat, Azhari memastikan kesejahteraan imam tetap menjadi perhatian.

“Pada anggaran perubahan nanti kita upayakan insentif para imam ini ditambah,” ujarnya yang disambut tepuk tangan para imam.

Azhari merinci rencana besaran insentif baru, yakni imam Masjid Raya Kabupaten sebesar Rp1 juta per bulan, imam Masjid Raya Kecamatan Rp800 ribu per bulan, serta imam masjid desa antara Rp600 ribu hingga Rp700 ribu per bulan.

Mantan Rektor USN Kolaka tersebut juga memohon pengertian para imam atas kondisi keuangan daerah saat ini. Ia berharap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pariwisata dan sektor lainnya, dapat mendukung kenaikan insentif pada tahun-tahun mendatang.

“Kalau PAD kita naik, insya Allah insentif imam tahun depan dan seterusnya saya naikkan. Minimal nanti sama dengan gaji kepala kampung,” janjinya.

Selain itu, Azhari meminta para imam mengaktifkan kembali kegiatan Yasinan bersama setiap malam Jumat serta pembacaan Surah Al-Kahfi atau Surah Al-Waqiah pada Subuh Jumat. Ia juga mengajak para imam untuk mendoakan para pemimpin agar selalu amanah dalam menjalankan tugas.

“Mudah-mudahan dengan rutinitas ini Allah SWT menurunkan rahmat dan keberkahan bagi daerah yang kita cintai ini. Semoga lebih maju, aman, tenteram, masyarakatnya dilimpahkan rezeki, serta dijauhkan dari bala dan bencana,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Azhari juga mengingatkan para kepala dinas dan sekretaris dinas agar aktif melakukan pembinaan keagamaan di lingkungan masing-masing.

“Datangkan ustaz untuk memberikan kajian kepada majelis taklim dan bila perlu berkolaborasi dengan penyuluh agama dari Kemenag Buteng. Saya tunggu laporannya setiap bulan,” tandasnya.

Dalam pertemuan itu, Bupati Azhari didampingi Wakil Bupati Adam Basan, Plh Sekda Abdullah, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Buton Tengah, Dr. Abdul Rahman Jaya. (uzi)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *