Daerah  

Dari Warung Pinggir Jalan ke Peta Digital, UMKM Nagari Campago Naik Kelas Berkat Pendampingan Mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang

Mahasiswa bersama salah satu pelaku UMKM di Nagari Campago
Mahasiswa bersama salah satu pelaku UMKM di Nagari Campago

PADANG PARIAMAN– Sebanyak lima pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Nagari Campago, Padang Pariaman kini memiliki identitas usaha yang lebih profesional dan mulai merambah pemasaran digital berkat pendampingan mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP).

Sebelumnya, sebagian besar pelaku UMKM di nagari tersebut belum memiliki identitas usaha yang memadai, seperti nama usaha, logo, maupun spanduk, sehingga produk mereka kurang dikenal masyarakat.

“Sebelumnya kami belum memiliki identitas usaha seperti nama usaha, logo, maupun spanduk, sehingga masyarakat kurang mengenal usaha kami,” ujar salah seorang pelaku UMKM di Nagari Campago.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN UNP menghadirkan program unggulan berupa rebranding dan digitalisasi UMKM sebagai upaya meningkatkan daya saing usaha lokal di era digital.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (28/7/2026) pukul 16.00 WIB ini menyasar lima UMKM, yakni Nasi Goreng 3 Bersaudara, Kedai Emi, Kembar Caffe, Gorengan Adek Kakak dan Warung Lontong.

Pendampingan dilakukan melalui pembuatan identitas visual berupa logo dan spanduk, pembaruan desain menu, pendaftaran lokasi usaha ke Google Maps, serta pengenalan strategi pemasaran melalui media sosial.

Program tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Nagari Campago sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM.

Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Tujuan 9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, yang menekankan pentingnya penguatan kapasitas dan transformasi digital pelaku usaha.

Hasilnya, seluruh atau 100 persen dari lima UMKM peserta kini telah memiliki identitas visual baru dan resmi terdaftar di Google Maps. Selain itu, para pelaku usaha juga mulai memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Salah seorang pelaku UMKM mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut.

“Sekarang usaha kami sudah memiliki identitas visual sehingga lebih mudah dikenal masyarakat. Usaha kami juga sudah terdaftar di Google Maps dan pemasaran melalui media sosial sudah mulai berjalan,” ungkapnya.

Mahasiswa KKN UNP berharap pendampingan sederhana namun tepat sasaran ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi perkembangan UMKM di Nagari Campago. Dengan memanfaatkan identitas usaha yang lebih kuat dan teknologi digital, para pelaku UMKM diharapkan semakin mampu bersaing dan berkembang di tengah persaingan ekonomi modern.

Semangat basamo mangko manjadi menjadi penutup sekaligus harapan agar kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah nagari, dan masyarakat terus melahirkan inovasi yang berdampak bagi kemajuan ekonomi lokal. (*)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *