JAKARTA-Pemerintah Kabupaten Bungo terus mendorong penguatan sektor keagamaan, pendidikan, dan perekonomian masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui audiensi Wakil Bupati . Tri Wahyu Hidayat dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, pemkab menyampaikan sejumlah aspirasi terkait integrasi program Kementerian Agama (Kemenag) di Kabupaten Bungo.
Salah satu potensi yang menjadi perhatian adalah keberadaan 56 pesantren yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bungo.
Pemkab menilai keberadaan pesantren tidak hanya memiliki peran penting dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga berpotensi menjadi penggerak perekonomian masyarakat.
Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat mengatakan, integrasi program Kemenag diperlukan untuk mendorong kemajuan pendidikan berbasis keagamaan sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
“Kabupaten Bungo memiliki potensi besar dengan keberadaan 56 pesantren. Kami berharap program-program dari Kementerian Agama dapat hadir secara terintegrasi di daerah, baik melalui pembinaan keilmuan kitab Turats maupun penguatan ekonomi pesantren,” ujar Tri Wahyu yang dikutip dari bungokab.go.id.
Menurutnya, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan, pembentukan moral, dan karakter generasi muda, tetapi juga dapat berperan sebagai salah satu pilar pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Dalam audiensi tersebut, Pemkab Bungo menyampaikan sejumlah usulan prioritas kepada Kementerian Agama.
Pertama, pembinaan pesantren berkarakter, khususnya penguatan kajian kitab Turats bagi 21 pesantren salafiyah sehingga memiliki keunggulan keilmuan yang lebih spesifik.
Kedua, pemberdayaan ekonomi pesantren dengan mendorong keterlibatan pesantren dan masyarakat sekitar dalam mengembangkan serta memperkuat ekonomi lokal.
Ketiga, pembinaan kerukunan umat beragama untuk menjaga harmoni sosial dan memperkuat toleransi di seluruh kecamatan di Kabupaten Bungo.
Keempat, pengembangan pendidikan terintegrasi, termasuk usulan pengembangan sekolah nasional terintegrasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut baik aspirasi yang disampaikan Pemkab Bungo. Ia juga menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut.
“Nanti kami tentukan waktu ya. Nanti diprioritaskan,” kata Nasaruddin Umar terkait rencana integrasi program dan kunjungan kerja ke Bungo.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara Pemkab Bungo dan Kementerian Agama, khususnya dalam pembangunan pendidikan, penguatan karakter, kerukunan umat beragama, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan potensi 56 pesantren yang dimiliki, Kabupaten Bungo berharap dukungan dan program Kemenag dapat semakin memperkuat peran lembaga pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan daerah. (*)













