Daerah  

Agam Salurkan Bantuan Pascabencana Rp11,7 Miliar, 8.308 Warga Terdampak Terima Manfaat

Bangkit Bersama Pascabencana, Ribuan Warga Agam Terima Dukungan Pemerintah
Bangkit Bersama Pascabencana, Ribuan Warga Agam Terima Dukungan Pemerintah

AGAM-Pemerintah Kabupaten Agam terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi melalui berbagai program bantuan sosial dan rehabilitasi. Hingga pertengahan 2026, total bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp11,708 miliar dan telah diterima oleh 8.308 jiwa di sejumlah wilayah terdampak.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, Kamis (16/7/2026), mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Agam dan Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana banjir bandang, tanah longsor, serta bencana hidrometeorologi lainnya yang melanda sejumlah kecamatan.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya hadir saat masa tanggap darurat, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh dukungan secara berkelanjutan hingga proses pemulihan selesai.

“Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga terdampak,” ujar Villa Erdi.

Berdasarkan data Dinas Sosial Kabupaten Agam, bantuan terbesar disalurkan melalui program Jaminan Hidup (Jadup) dengan nilai mencapai Rp11,063 miliar yang diterima oleh 8.195 jiwa.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan Santunan Ahli Waris Tahap II kepada delapan keluarga korban dengan total nilai Rp120 juta, serta Santunan Korban Luka bagi 105 orang senilai Rp525 juta.

Tidak hanya bantuan tunai, masyarakat terdampak juga menerima bantuan kebutuhan pokok berupa paket sembako yang disalurkan melalui program Kementerian Sosial RI. Bantuan tersebut diberikan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, menegaskan bahwa pemulihan pascabencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan seluruh pihak. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendampingi masyarakat hingga kondisi kehidupan kembali normal.

“Pemerintah akan terus berupaya memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Pemulihan tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat kembali bangkit dan menjalankan aktivitasnya secara normal,” ujar Bupati.

Salah satu program yang menjadi perhatian pemerintah adalah penyaluran Jaminan Hidup kepada 2.297 kepala keluarga terdampak. Melalui program tersebut, setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp15 ribu per jiwa per hari selama tiga bulan sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan dasar pada masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan.

Di sektor rehabilitasi fisik, pemerintah pusat juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,47 miliar untuk memperbaiki 112 unit rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025.

Meski berbagai program bantuan telah berjalan, proses pemulihan masih menghadapi tantangan. Berdasarkan data Dinas Sosial Kabupaten Agam, sebanyak 2.427 unit rumah mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang, hingga berat yang tersebar di berbagai wilayah terdampak.

Karena itu, pemerintah terus memprioritaskan penanganan di daerah dengan tingkat kerusakan paling parah, yakni Kecamatan Palembayan, Tanjung Raya, Palupuh, IV Koto, Malalak, dan Matur. Wilayah-wilayah tersebut menjadi fokus utama program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Villa Erdi mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam. Menurutnya, percepatan pemulihan tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta berbagai elemen masyarakat.

“Sinergi dan semangat gotong royong menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pemulihan daerah terdampak. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis masyarakat Agam dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya. (HR)



Kunjungi Kami di Google News:

google news
Exit mobile version