Euforia Piala Dunia Menggema di Bungo, PS Raya FC Rebut Piala Bupati 2026

Penyerahan hadiah pada pemenang. (bungokab.co.id)
Penyerahan hadiah pada pemenang. (bungokab.co.id)

MUARA BUNGO–Atmosfer sepak bola yang tengah memanas seiring bergulirnya Piala Dunia 2026 turut terasa di Kabupaten Bungo.

Ribuan warga memadati Lapangan Dusun Lubuk Benteng, Jumat (10/7/2026), untuk menyaksikan partai puncak turnamen Piala Bupati Bungo 2026 yang berlangsung meriah dan penuh sportivitas.

Turnamen sepak bola paling bergengsi di Bungo tersebut resmi berakhir dengan lahirnya PS Raya FC dari Pasar Lubuk Landai sebagai juara setelah menaklukkan PSTP FC asal Dusun Tanah Periuk dengan skor tipis 1-0.

Laga final berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim saling menekan dan memperagakan permainan menyerang sehingga menghadirkan pertandingan yang menghibur ribuan penonton yang memadati lapangan.

PS Raya FC akhirnya memastikan kemenangan melalui satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan tersebut. Keunggulan itu mampu dipertahankan hingga wasit meniup peluit panjang, sekaligus mengantarkan tim asal Pasar Lubuk Landai mengangkat trofi juara Piala Bupati Bungo Tahun 2026.

Sementara itu, PSTP FC harus puas sebagai runner-up. Meski gagal menjadi juara, tim asal Dusun Tanah Periuk tetap mendapat apresiasi atas perjuangan dan sportivitas yang ditunjukkan sepanjang turnamen.

Ajang yang diikuti sebanyak 64 klub terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Bungo itu menjadi bukti tingginya gairah sepak bola masyarakat. Kehadiran ribuan suporter selama pertandingan turut menciptakan atmosfer yang mengingatkan pada semangat pesta sepak bola dunia yang tengah berlangsung.

Penutupan turnamen dilakukan langsung oleh Bupati Bungo, H. Dedy Putra. Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan trofi kepada PS Raya FC sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat Dusun Lubuk Benteng yang sukses menyelenggarakan turnamen dengan aman, tertib, dan meriah.

“Saya sangat bangga melihat antusiasme masyarakat dan sportivitas yang ditunjukkan oleh seluruh tim, khususnya kedua finalis hari ini. Turnamen yang diikuti oleh 64 klub ini bukanlah hal yang mudah untuk dikelola, namun panitia dan masyarakat Dusun Lubuk Benteng membuktikan bisa menjadi tuan rumah yang luar biasa,” ujar Dedy Putra.

Menurutnya, turnamen Piala Bupati Bungo bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarmasyarakat sekaligus wadah pembinaan atlet muda yang berpotensi mengharumkan nama daerah.

“Melalui Piala Bupati ini, kita ingin melahirkan pesepakbola handal yang nantinya bisa membawa nama harum daerah di tingkat yang lebih tinggi. Selamat kepada PS Raya FC yang berhasil menjadi juara. Untuk PSTP FC, jangan patah semangat. Kalian semua adalah pemenang karena telah menjaga persatuan melalui olahraga,” tutupnya.

Turnamen Piala Bupati Bungo 2026 diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan talenta-talenta sepak bola baru, sekaligus menjaga semangat masyarakat terhadap olahraga yang saat ini kembali menjadi perhatian dunia melalui kemeriahan Piala Dunia 2026. (*)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *