SOLOK SELATAN–Madarsah Ibtidaiyah Negeri 1 Solok Selatan menyambut baik dimulainya kegiatan pengerukan Batang Bolai yang berada di sekitar lingkungan madrasah.
Kegiatan normalisasi sungai tersebut dilakukan menggunakan alat berat (ekskavator) sebagai upaya memperlancar aliran air sekaligus mengurangi risiko banjir dan abrasi yang selama ini menjadi perhatian warga.
Pengerukan sungai merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui instansi terkait dalam meningkatkan pengendalian banjir serta menjaga keselamatan lingkungan di kawasan sekitar madrasah.
Normalisasi dilakukan dengan mengangkat endapan sedimen yang menghambat aliran sungai, sehingga kapasitas sungai kembali optimal, terutama saat musim hujan.
Kepala MIN 1 Solok Selatan, Amoy Liza menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas terlaksananya pekerjaan pengerukan Sungai Batang Bolai.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap lingkungan madrasah. Dengan adanya pengerukan Batang Bolai, lingkungan MIN 1 Solok Selatan menjadi lebih aman, nyaman, dan kondusif sehingga dapat mendukung proses belajar mengajar,” ujarnya.
Amoy Liza juga mengajak seluruh warga madrasah dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah ke aliran Sungai Batang Bolai serta mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan.
Menurutnya, keberhasilan normalisasi sungai tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga memerlukan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Dengan sinergi antara pemerintah, warga madrasah, dan masyarakat, kami berharap Sungai Batang Bolai dapat berfungsi secara optimal sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi MIN 1 Solok Selatan maupun masyarakat di sekitarnya,” tutup Amoy Liza. (jup)













