Daerah  

Rayakan Milad ke-7, Gus Fawait Tekankan LSN Bukan Majelis Sholawat

Sambutan Presiden LSN, Muhammad Fawait, saat Milad ke-7 LSN di Alun-alun Jember, Minggu (8/11/2026). (Foto: Fathur Rozi)
Sambutan Presiden LSN, Muhammad Fawait, saat Milad ke-7 LSN di Alun-alun Jember, Minggu (8/11/2026). (Foto: Fathur Rozi)

JEMBER – Laskar Sholawat Nusantara (LSN) memasuki usia ke-7 di tahun 2026 ini. Dalam momentum tersebut, Presiden LSN, Muhammad Fawait menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya bukanlah majelis sholawat, melainkan organisasi yang memiliki perhatian terhadap pemerintahan dan politik.

Penegasan itu disampaikan Fawait saat perayaan Milad ke-7 LSN yang digelar di Alun-alun Jember, Jawa Timur, Minggu (8/11/2026).

“Laskar Sholawat Nusantara adalah organisasi, bukan majelis sholawat. Organisasi yang memang niat bergerak di bidang pemerintahan,” kata Gus Fawait, panggilan akrabnya.

Menurutnya, keterlibatan kader LSN dalam berbagai kontestasi politik bukanlah sesuatu yang kebetulan. Sebab, LSN sejak awal memiliki jalur perjuangan melalui pemerintahan.

Karena itu, kader-kader LSN kerap ditemukan dalam berbagai momentum politik, mulai dari pemilihan kepala desa (Pilkades), pemilihan kepala daerah (Pilkada), pemilihan legislatif (Pileg), hingga pemilihan presiden (Pilpres).

“Maka tidak perlu heran ketika di dalam Pilkades, di dalam Pilkada, di dalam Pileg, Pilpres selalu ada kawan-kawan Laskar Sholawat Nusantara,” ujarnya.

Gus Fawait menjelaskan, aktivitas LSN tidak berhenti pada kegiatan keagamaan maupun syiar sholawat. Organisasi tersebut membawa semangat perjuangan melalui jalur pemerintahan, yang dalam praktiknya berkaitan erat dengan kontestasi politik.

“Memang kita syiarnya itu lewat jalur pemerintahan dan ketika masuk ke pemerintahan itu pasti lewat kontestasi politik,” tegas pria yang juga Bupati Jember itu.

Ia berharap momentum Milad ke-7 menjadi bagian dari penguatan organisasi dan konsolidasi kader LSN. Terlebih, LSN kini terus berkembang dan memiliki jaringan di berbagai daerah di Jawa Timur.

Dalam agenda itu, juga digelar pelantikan pengurus LSN dari tingkat ranting hingga pusat. Ia menyebut, saat ini masih terdapat sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur yang tengah dalam proses penyelesaian struktur kepengurusan.

“Insyaallah LSN akan segera menyelesaikan susunan pengurus di seluruh kabupaten di Jawa Timur dan milad ke-8 mudah-mudahan nanti akan dilaksanakan di kota (luar Jember) yang sudah tadi kita diskusikan,” kata Fawait.

Ia menegaskan, meskipun dirinya menjabat sebagai Dewan Pembina sekaligus Presiden LSN, seluruh keputusan organisasi tetap akan diserahkan melalui mekanisme internal sesuai anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD/ART).

“Saya tetap menyerahkan sepenuhnya keputusan lewat mekanisme-mekanisme yang ada di dalam LSN sesuai AD/ART,” ujarnya.

Fawait menjelaskan, pembentukan struktur LSN di seluruh kabupaten/kota sebenarnya telah direncanakan sejak 2023. Namun, agenda politik nasional dan daerah seperti Pemilu Legislatif, Pilpres hingga Pilkada membuat proses tersebut sempat tertunda.

“Sehingga agenda itu tertunda dan insyaallah hari ini akan kami masifkan ke seluruh kabupaten kota,” pungkasnya. (fat/rus)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *