Malangnya Hidup di Konoha, Bilang Beras Mahal Disuruh Tanam Sendiri, Bilang Masa Depan Negara Suram Disuruh Kabur

Ilustrasi. (Konten AI)
Ilustrasi. (Konten AI)

JAMBI-Hidup di negara Konoha sungguh malang. Baru kali ini ada pemimpin yang satu pidato gak karuan, yang satu lagi tak tahu apa-apa dan seperti orang kurang tidur.

Rakyat Konoha dihadapkan dengan kenyataan yang membuat mereka mengurut dada. Bagaimana tak mengurut dada, korupsi dilakukan terang-terangan. Tak ada lagi rasa malu dan bersalah walau telah mencuri uang negara. Pejabat makin rakus. Yang dicari lagi bukan uang untuk hidup, tapi menimbun kekayaan yang jugfa tak jelas untuk apa tujuannya.

Rakyat Konoha melihat pembangunan KUPERASI yang dilakukan dengan serampangan dengan dana besar. Ingat ya, KUPERASI, bukan koperasi. Kalau koperasi itu di negara sebelah, bukan di Konoha.

Rakyat tiap hari menjerit tentang beras mahal. Si pemimpin Konoha dengan enteng bilang, “Yang teriak beras mahal, suruh tanam sendiri.”

Rakyat pesimis dengan masa depan bangsa Konoha. Rakyat Konoha, negara ini sudah tak punya harapan. Tak punya masa depan. Tak ada yang bisa diharapkan dsari negara yang dikelola demi kepentingan sekelompok orang. Semua lini di Konoha sudah diacak-acak. Alam dirusak secara brutal. Konstitusi diobrak-abrik demi kepentingan anak di Si Sarkowi.

Si Sarkowi kini juga makin tak tahu diri. Tiap hari rentang-renteng, seolah tak punya dosa terhadap negara Konoha. Daya rusak di Sarkowi luar biasa. Namun, anehnya masih banyak yang memuja-muji Si Sarkowi. Sarkowi yang secara tampang lugu dan orang desa, tapi biadap dan haus dengan kekuasaan.

Si Sarkowi seperti presiden komisaris yang bisa menyetel kebijakan dan sistem nernegara dari jauh. Hukum tajam ke rakyat, tapi tumpul ke keluarga Sarkowi.

Ketika rakyat pesimis dengan masa depan itu, pemimpin Konoha bilang, “Kita berada di jalan yang benar.”

Ketika rakyat tak lagi berharap Konoha, sang pemimpin malah berujar, “Silahkan cari negara lain.”

Rakyat mengurut dada. Begini amat hidup di negeri Konoha. Negara macam apa ini?

Rakyat Konoha kini banyak yang menyesal karena salah pilih pemimpin. (*)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *