MEDAN-Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kota Medan, Tengku Chairunniza terkesan melakukan pembiaran dengan tak menindak anggotanya yang hingga saat ini masih menerapkan tarif parkir Rp3 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp5 ribu untuk kendaraan roda empat di Taman Cadika Medan.
Padahal Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas sudah mengeluarkan Perwal yang menurunkan tarif parkir menjadi Rp2 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp4 Ribu untuk kendaraan roda empat di kota itu.
“Besar kemungkinan di sini ada pembiaran, karena setahu kita Perwal tentang penurunan tarif parkir ini sendiri sudah dikeluarkan Februari 2026 lalu,” ujar pemerhati sosial di Kota Medan, Mirza Syahputra kepada wartawan, Selasa 30 Juni 2026.
Dijelaskan Mirza yang merupakan profesional dibidang marketing ini, aksi pembiaran ini sendiri jelas sangat bertentangan dengan visi yang dijalankan Walikota yakni ‘Medan untuk Semua dan Semua untuk Medan’
“Kita menilai disini ada sedikit pembangkangan yang dilakukan Kadispora Medan selaku kepala OPD yang dipercaya mengelola semua taman yang ada di Kota Medan untuk bisa menarik PAD untuk Kota Medan. Padahal Walikota Medan sendiri sudah bersusah payah merumuskan program untuk menurunkan tarif parkir. Namun kenyataan di lapangan malah ada OPD yang masih menerapkan parkir lama,” urainya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, kepada wartawan melalui telepon selulernya sempat menjelaskan jika karcis parkir yang beredar di Taman Cadika merupakan karcis lama.
“Itu karcis yang lama. Nanti coba kita tindak lanjuti lagi,” katanya.
Tak hanya itu, Kadispora Kota Medan mengajak wartawan untuk bersama-sama mengecek langsung kondisi yang dikeluhkan masyarakat di Taman Cadika Medan.
“Sekali-sekali kita sama-sama berolahraga disana dan melihat langsung kondisinya ya,” katanya via telepon seluler.
Terkait statement Kadispora ini sendiri, Mirza menilai perlu ada klarifikasi faktual dari Dinas Pemuda dan Olahraga tentang berapa banyak PAD yang dihasilkan dari pengelolaan parkir di Taman Cadika tersebut.
“Kalau memang begitu, harus juga dijelaskan kemana kelebihan Rp1.000 dari setiap biaya parkir yang dibayarkan masyarakat yang berkunjung ke Taman Cadika. Kalau memang tak jelas, di sini kita menduga ada kebocoran PAD yang dialami Pemko Medan,” katanya.
Mirza yang juga mantan Ketua Pemuda LIRA Medan ini meminta Wali Kota Medan untuk mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Tengku Chairunniza yang dinilai tak sejalan dengan visi dan misi wali kota dalam membangun Medan.(ML.hrp)











