JAMBI-Berkomunikasi kini semakin canggih. Dulu, kalau mau menelepon, kamu harus ke warung telekomunikasi. Tiap menit ada tarifnya.
Wartel menjadi tempat favorit bagi warga yang tak punya telepon rumah. Untuk bisa masuk ke tempat menelepon berupa bilik kecil, kamu harus antre dulu.
Setelah telepon diletakkan atau pembicaraan ditutup, maka printer akan berbunyi di meja operator. Print out berisikan tarif yang harus dibayar.
Era wartel berakhir sehubungan dengan berkembangnya telepon seluler. Warga tak perlu lagi ke wartel, cukup genggam ponsel, lalu bicara sepuasnya. Tinggal beli pulsa atau bayar paket pascabayar.
Era telepon seluler berkembang menjadi telepon pintar. Teleponan sambil tatap muka pun dilakukan melalui video call. Masyarakat akrab dengan vodeo call WhatsApp.
Padahal masih banyak lagi aplikasi untuk video call. Antara lain,
- Zoom Cloud Meetings
- Discord
- JusTalk
- OmeTV Video Chat
- Google Meet
- LINE
- FaceTime
- Messenger
- Chatouts
- HOLLA













