Banjir dan Longsor Landa Sumbar, Mana Wakil Rakyat yang di Pusat Itu?

Gedung DPR di Jakarta
Gedung DPR di Jakarta

PADANG-Hujan deras telah memicu banjir bandang di Sumatera Barat. Di Padang, bencana tersebut menyebabkan empat orang tewas.

Sejauh ini, kurang terdengar bantuan dari para wakil rakyat Sumbar yang di pusat itu. Entah itu anggota DPR maupun DPD. Belum terlihat kiprah nyata.

Namun, beda dengan Andre Rosiade yang menerjunkan tim untuk memberikan makanan pada warga yang terdampak bencana. Sumbar memiliki 14 wakil rakyat di DPR dan empat di DPD.

Anggota DPR lainnya, Shadiq Pasadigue juga aktif meninjau lokasi bencana.

Kemana mereka saat lagi susah sekarang? Dampak bencana di Sumbar luar biasa.

“Arus banjir dengan volume debit air besar menerjang sejumlah rumah yang berada di bantaran Sungai Minturun. Material batang pohon dan lumpur merusak rumah warga di Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padang. Terdapat empat warga meninggal dunia akibat peristiwa tersebut,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis, Kamis (27/11/2025).

Banjir itu terjadi dini hari tadi. Selain banjir bandang di Lubuk Minturun, jembatan penghubung di Koto Luar, Kecamatan Pauh, Kota Padang, juga putus akibat dihantam material banjir bandang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang telah memulai evakuasi. Data Pusat Pengendalian Operasi BPBD Sumbar mencatat cuaca ekstrem berdampak pada 17 kelurahan di 7 kecamatan di Kota Padang.

Cuaca ekstrim tersebut menyebabkan banjir, longsor dan sejumlah pohon tumbang di 14 titik. BPBD setempat masih melakukan pendataan dampak bencana hingga sore ini.

“Data terakhir di Sumatera Barat, korban meninggal dunia sebanyak 12 orang dan warga terdampak sekitar 12.000 jiwa,” ujar Wakil Gubernur Vasko Ruseimy.

Dia juga menjelaskan hambatan dalam menangani bencana. Antara lain pembersihan material, akses komunikasi yang terputus dan perbaikan darurat infrastrutkur vital. Dia mengatakan Pemprov Sumbar telah menetapkan status tanggap darurat.

“Titik longsor di badan jalan yang amblas, pohon tumbang di beberapa kabupaten dan kota,” ujarnya. (*)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *