PADANG–Selain data BPS, ada fakta lain yang menunjukkan warga Malaysia doyan ke Sumbar. Data itu ditujukkan oleh sebuah maskapai penerbangan yang melayani rute Padang-Kuala Lumpur.
Sebuah baliho berukuran besar terpampang di Jalan Sudirman, persisnya depan gedung lama SMA 1 Padang. Baliho menuliskan, setiap orang bisa ke Malaysia dengan menyatakan AirAsia melayani Padang-Kuala Lumpur 21 kali dalam seminggu. Jumlah itu setara dengan tiga kali penerbangan sehari.
Fakta itu mengindikasikan, banyak warga Malaysia ke Sumbar dan banyak pula warga Sumbar yang ke Malaysia. Maskapai menambah jumlah frekuensi penerbangan karena okupansi pesawat makin meningkat.
Antara Sumatera Barat dengan Malaysia ada ikatan sejarah. Negeri Sembilan di Malaysia memiliki kesamaan budaya dengan Minangkabau.
Selain ikatan sejarah, Sumatera Barat merupakan daerah yang kuliner dan wisata halal.
Antara Malaysia dengan Sumatera Barat juga terbilang dekat. Penerbangan langsung dari Kuala Lumpur ke Bendara Internasional Minangkabau cuma satu jam lebih.
Warga Malaysia doyan ke Sumbar, ditunjukkan oleh data BPS. Wisatawan Malaysia ke Sumbar 32.827 orang per Juni 2025.
Gubernur Mahyeldi Ansharullah menyambut positif lonjakan jumlah kunjungan wisatawan liuar negeri ke Ranah Minang hingga pertengahan 2025.
Data menunjukkan, ada peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Menurutnya, ini menjadi bukti Sumbar semakin diminati sebagai destinasi wisata unggulan di kawasan Asia Tenggara.
Bila warga Malaysia doyan ke Sumbar, maka orang Sumbar wisata ke mana?
Orang Sumbar suka wisata di dalam provinsi, kalau ke luar provinsi, daerah favoritnya adalah Batam, Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Bali. (*)









