Berita  

Usai Video Viral, Rosalia Indah Pecat Sopir Bus yang Ugal-ugalan

Salah satu bus baru Rosalia Indah.
Salah satu bus Rosalia Indah.

JAKARTA-Usai video viral tentang aksi ugal-ugalan sopir bus Rosalia Indah di Tol Trans Jawa, manajemen bus itu memberhentikan sopir tersebut.

Bukan hanya itu, manajemen perusahaan juga melakukan evaluasi besar-besaran setelah insiden tak mengenakkan tersebut.

Kepastian itu disampaikan PO Rosalia Indah melalui akun Instagram resminya. Mereka menegaskan, sopir yang ugal-ugalan sudah tak bekerja lagi mulai hari ini, Sabtu (13/12/2025). Masa baktinya berakhir Jumat kemarin (12/12/2025).

“Perusahaan menyesalkan dan memohon maaf atas kejadian tersebut kepada pengguna jasa dan pengguna jalan lain. Perusahaan juga telah melakukan evaluasi menyeluruh dan memutuskan untuk menjatuhkan sanksi tegas sehingga umat adalah hari terakhir pengemudi menjadi awak bus Rosalia Indah,” demikian tulis akun tersebut.

Perusahaan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak yang telah melaporkan dan membagikan rekaman kejadian. Sehingga, kata mereka, dapat segera ditindaklanjuti.

“Informasi yang disampaikan sangat membantu proses penegakan disiplin, sekaligus menjadi pembelajaran penting bagi perusahaan dan awak bus yang bertugas di lapangan,” tuturnya.

“Dukungan publik dan keterbukaan informasi seperti ini menjadi pengingat bahwa standar keselamatan dan kenyamanan harus terus dijaga demi memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pengguna jasa transportasi,” kata mereka.

Sebelumnya, beredar video viral yang memperlihatkan sopir bus Rosalia Indah ugal-ugalan di Tol Trans Jawa. Bus PO Rosalia Indah tersebut melakukan manuver ekstrem dari bahu jalan menuju ke lajur kanan, hingga nyaris menabrak pemobil yang sedang melaju di lajur tersebut.

Video itu diunggah di akun @dashcamindonesia, Kamis (11/12/2025). Menurut keterangan dalam unggahan tersebut, peristiwa terjadi sebelum Rest Area 275 A. Dijelaskan sopir bus bernama Marco Sony melakukan manuver berbahaya, yaitu menyalip kendaraan lainnya menggunakan bahu jalan dengan kecepatan tinggi. (*)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *