JEMBER – Kesadaran menjaga kelestarian satwa liar perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Berangkat dari semangat tersebut, SMP Negeri 3 Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengajak 54 siswa kelas VII mengenal Lutung Jawa dan pentingnya menjaga habitat satwa dilindungi melalui kegiatan edukasi konservasi, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Iwan Kurniawan dan Jesica Viade dari The Aspinall Foundation serta Rachmad dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur.
Para siswa diajak mengenal Lutung Jawa, satwa primata yang hidup di sejumlah kawasan hutan, termasuk Pulau Nusa Barung di perairan selatan Kabupaten Jember. Selain mengenal satwa tersebut, siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga habitat sebagai bagian dari upaya pelestarian.
SMP Negeri 3 Puger berada di kawasan pesisir Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger. Letaknya yang berdekatan dengan wilayah perairan menuju Pulau Nusa Barung menjadi salah satu konteks penting bagi pengenalan konservasi kepada para siswa.
Kepala SMP Negeri 3 Puger, Mohamad Solikin, mengatakan perlindungan Lutung Jawa tidak bisa dipisahkan dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem yang menopang kehidupan manusia.
“Melindungi lutung jawa bukan sekadar menyelamatkan satu spesies primata, melainkan menjaga keutuhan seluruh ekosistem yang menjadi penyangga kehidupan manusia,” ujar Solikin.
Menurut dia, edukasi konservasi menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian generasi muda terhadap lingkungan. Pengetahuan mengenai satwa dan habitatnya perlu ditanamkan sejak dini agar siswa memahami pentingnya menjaga kelestarian alam.
Solikin juga menilai kerja sama dengan BBKSDA Jawa Timur diperlukan untuk memperluas edukasi mengenai Lutung Jawa dan pelestariannya di lingkungan sekolah.
“Edukasi menjadi kunci utama dan garda terdepan dalam upaya pelestarian ini. Perlu kami kerja sama dengan BBKSDA Jawa Timur untuk pelaksanaan edukasi ini terhadap lutung jawa dan pelestariannya,” katanya.
Lebih lanjut Solikin berharap, sekolah dapat menjadi ruang bagi siswa untuk memahami persoalan lingkungan di sekitar wilayah tempat tinggal mereka. Dan pengenalan terhadap Lutung Jawa disebutnya menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kelestarian satwa bergantung pada keberlangsungan habitatnya. (rus)













