Daerah  

Pemkab Jember Siapkan Hotel Cinta untuk Ibu Hamil Risiko Tinggi pada 2027

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Fathur Rozi)
Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Fathur Rozi)

JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menyiapkan inovasi di bidang kesehatan. Setelah meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang dari rumah sakit secara gratis, Pemkab Jember berencana menghadirkan Hotel Cinta pada 2027, khusus bagi ibu hamil dengan risiko tinggi.

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengatakan, Hotel Cinta disiapkan untuk membantu ibu hamil risiko tinggi yang membutuhkan penanganan persalinan di rumah sakit. Program tersebut diharapkan dapat mendukung upaya menekan angka kematian ibu di Kabupaten Jember.

“2027 kami akan bikin Hotel Cinta,” ujar Fawait saat memaparkan inovasi bidang kesehatan di Pendopo Wahywibawagraha, Kamis (15/10/2026).

Dia menjelaskan, Hotel Cinta nantinya menjadi tempat singgah bagi ibu hamil risiko tinggi sebelum menjalani perawatan atau persalinan di rumah sakit. Fasilitas tersebut ditujukan agar ibu hamil bisa lebih siap mendapatkan penanganan medis sesuai kebutuhannya.

“Bagi warga yang hamil risiko tinggi, kalau proses kelahiran harus di rumah sakit, kami sediakan hotel untuk ibu-ibu yang akan mendapatkan perawatan atau lahiran secara sesar di rumah sakit-rumah sakit,” jelasnya.

Menurut Fawait, inovasi ini menjadi salah satu langkah Pemkab Jember untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

“Jadi Ibu-ibu kalau mau coba Hotel Cinta, hamil dulu dari sekarang ya,” kelakarnya di depan para tamu yang juga diisi Ibu-ibu.

Sebelumnya, Pemkab Jember telah meluncurkan Mobil Cinta yang diperuntukkan bagi pasien kurang mampu, khususnya pasien kelas III, setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kendaraan itu digunakan untuk mengantar pasien kurang mampu dari rumah sakit hingga ke rumah masing-masing tanpa dipungut biaya.

Fawait mengungkapkan, program tersebut berangkat dari kondisi warga kurang mampu yang masih harus memikirkan biaya transportasi untuk pulang setelah menjalani perawatan. Sebagian warga bahkan terpaksa menyewa kendaraan atau menggunakan sepeda motor.

“Mobil Cinta ini karena kami melihat warga yang tidak mampu setelah dirawat di rumah sakit, dia pulangnya punya utang. Ternyata mereka tidak punya kendaraan,” ungkapnya.

Untuk menjalankan program tersebut, Pemkab Jember memanfaatkan kendaraan camat yang kemudian dibranding menjadi Mobil Cinta.

“Kami ambil mobil Pak Camat, kami minta ikhlaskan mobilnya. Kemudian Pak Camatnya saya sewakan,” pungkasnya. (fat/rus)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *