Daerah  

Puluhan Ribu Peserta Serbu Tajemtra 2026, Jember Bersiap Gelar Pesta Rakyat Terbesar

Bupati Jember, Muhammad Fawait, Jumat (4/9/2026). (Foto: Fathur Rozi)
Bupati Jember, Muhammad Fawait, Jumat (4/9/2026). (Foto: Fathur Rozi)

JEMBER – Gerak Jalan Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mencatat rekor jumlah peserta. Sebanyak 25.613 orang telah mendaftar dalam ajang tahunan tersebut.

Jumlah itu disebut menjadi yang tertinggi dalam satu dekade terakhir, sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Tajemtra yang telah menjadi salah satu agenda ikonik di Kabupaten Jember.

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengatakan, jumlah peserta Tajemtra 2026 menjadi yang terbesar berdasarkan data yang dimiliki pemerintah daerah dalam kurun 10 tahun terakhir, bahkan dibandingkan periode sebelumnya.

“Besok, Tajemtra yang ikut terbesar berdasarkan data, mulai dari 10 tahun bahkan sebelum-sebelumnya,” kata Gus Fawait, sapaa dia, seusai Rapat Paripurna P-APBD 2026 di Kantor DPRD Jember, Jumat (4/9/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, membenarkan tingginya jumlah peserta tersebut. Ia menyebut, 25.613 peserta telah terdaftar dalam Tajemtra 2026.

Menurut Regar, capaian itu menjadi rekor tertinggi sejak 2015. Ia menilai, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan Tajemtra tidak lagi sekadar kegiatan olahraga dan hiburan, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari tradisi, serta identitas masyarakat Jember.

“Besar bukan hanya dari jumlah pesertanya, tetapi juga bagaimana Tajemtra mampu menggerakkan masyarakat, memperkuat kebersamaan, mengangkat kreativitas, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Regar berharap, kemeriahan Tajemtra tidak hanya dirasakan oleh puluhan ribu peserta. Keluarga peserta, pendukung, dan masyarakat yang berada di sepanjang rute, juga diharapkan ikut meramaikan kegiatan tersebut.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat di sepanjang rute dapat membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sektor jasa.

“Kami ingin Tajemtra benar-benar menjadi pesta rakyat. Diramaikan oleh rakyat. Dinikmati oleh rakyat. Dan dampak ekonominya juga kembali kepada rakyat,” pungkasnya. (fat/rus)



Kunjungi Kami di Google News:

google news
Exit mobile version