Daerah  

Bupati Padang Pariaman Usulkan Pergantian Nama BIM, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bilang Begini

-Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Dasril Koto
-Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Dasril Koto

PADANG PARIAMAN-Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Dasril Koto menyoroti tentang pergantian nama Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi Bandara Syekh Burhanudin yang digagas Bupati Padang Pariaman, Jhon Kendy Aziz.

Menurut Dasril Koto, nama yang sekarang itu pas dan tidak perlu lagi untuk diutak Atik.

“Kayak tidak ada kerjaan saja nampaknya,” katanya
Demikian diungkapkan Dasril Koto, saat dimintai pendapatnya Jumat (25/9/26) di Padang

Bupati Padang Pariaman Jhon Kendy Aziz, jangan berkiblat kepada nama Bandara di Makassar dan Batam.

Nama Bandara di Makassar dan Batam itu adalah nama pahlawan. Tidak bisa disamakan dengan nama Syekh Burhanudin.

Syekh Burhanuddin adalah ulama besar di Minangkabau yang membawa agama Islam ke ranah Minangkabau dan tepatnya di Ulakan Padang Pariaman.

“Kita harus bisa membedakan antara pahlawan dengan ulama,” tukuk Dasril

Bandara itu adalah lalu lintas udara yang semua unsur bisa lewat di situ salah satu contoh orang bisnis narkoba lewat di situ, non muslim lewat di situ.

“Kurang tepat nama Syekh Burhanudin dijadikan sebagai nama Bandara,” ujar dia.

Menurut Dasril Bupati Padang Pariaman Jhon Kendy Aziz, sebelum mengusulkan pergantian nama Bandara itu, mintalah dulu masukan dari para Ulama Padang Pariaman dan Sumatera Barat. Bawa dulu ke forum diskusi atau seminar.

“Mentang mentang kita pejabat yang sedang berkuasa jangan berbuat seenaknya saja,” tukuknya.

Banyak yang harus diajak bicara seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan organisasi Islam lainnya, seperti NU, Perti dan Muhammadiyah.

“Jangan terjadi rumah sudah tokok berbunyi,” ulas Dasril mengakhiri. (AMD)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *