Daerah  

Andalkan Birokrat Muda untuk Percepat Pembangunan, Bupati Jember Lantik 36 Pejabat

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah 36 pejabat Administrator dan Pengawas di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Jawa Timur, Rabu (16/9/2026) malam. (Foto: Fathur Rozi)
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah 36 pejabat Administrator dan Pengawas di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Jawa Timur, Rabu (16/9/2026) malam. (Foto: Fathur Rozi)

JEMBER-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melantik dan mengambil sumpah 36 pejabat Administrator dan Pengawas, Rabu malam (16/9/2026).

Dalam agenda yang sama, Pemkab Jember juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) penugasan kepada 24 kepala puskesmas di lingkungan pemerintah daerah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Jember mempercepat pembangunan daerah, sekaligus memperluas jangkauan program prioritas, terutama pelayanan dasar masyarakat seperti kesehatan dan Home Care.

Bupati Muhammad Fawait mengatakan, sejumlah pejabat muda kini ditempatkan di wilayah, termasuk sebagai camat. Sementara itu, pejabat yang lebih senior diarahkan untuk mengisi sejumlah posisi di organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurut bupati yang aktab disapa Gus Fawait itu, kebijakan tersebut bukan karena kinerja pejabat sebelumnya dinilai buruk. Penataan dilakukan untuk menjawab kebutuhan pemerintah daerah terhadap percepatan pelaksanaan berbagai program prioritas.

“Banyak yang kita tugaskan jadi camat yang muda-muda. Sehingga ini untuk mempercepat program prioritas,” ujarnya, seusai pelantikan di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Jawa Timur.

Gus Fawait menegaskan, percepatan pembangunan terutama diarahkan pada program pengentasan kemiskinan dan pemenuhan pelayanan dasar masyarakat.

Di sektor kesehatan, misalnya, jajaran puskesmas diminta mempercepat sekaligus memperluas pelaksanaan program pelayanan kesehatan yang menjadi prioritas pemerintah daerah, termasuk pengobatan gratis dan Home Care.

“Termasuk puskesmas-puskesmas, saya ingin program-program seperti pengobatan gratis, Home Care, ini betul-betul bisa lebih cepat lagi dan bisa lebih diperluas lagi,” ungkapnya.

Untuk program Home Care, Gus Fawait menyebut, cakupan layanan saat ini berada di kisaran 25 ribu sasaran. Pemkab Jember menargetkan cakupan tersebut meningkat menjadi sekitar 50 ribu sasaran.

Target itu bahkan diproyeksikan kembali meningkat hingga sekitar 100 ribu sasaran pada tahun berikutnya.

“Nanti tahun depan bisa sampai 100 ribuan. Yang kemarin saya ucapkan terima kasih tadi, dan sudah bagus kinerjanya. Hari ini saya tugaskan yang lebih muda-muda, untuk mempercepat,” pungkasnya. (fat/rus)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *