MUARA BUNGO–Pemerintah Kabupaten Bungo meluncurkan Aplikasi Bungo Pintar, sebuah inovasi layanan pendidikan berbasis digital yang mengintegrasikan portal assessment, literasi, numerasi, hingga literasi Alquran. Peluncuran berlangsung di Aula Bappeda, Jumat (7/8/2026).
Peluncuran aplikasi ini menjadi momen istimewa karena dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq serta Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani.
Aplikasi Bungo Pintar dirancang sebagai solusi digital terpadu untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bungo.
Melalui satu platform, aplikasi ini menghadirkan empat layanan utama, yakni assessment, literasi, numerasi dan literasi Alquran.
Fitur assessment digunakan untuk memetakan sekaligus mengevaluasi capaian belajar siswa secara berkala.
Sementara itu, fitur literasi menyediakan berbagai bahan bacaan digital guna meningkatkan minat dan kemampuan membaca peserta didik.
Pada sisi numerasi, aplikasi menghadirkan modul interaktif yang membantu mengasah kemampuan berpikir logis dan matematis. Adapun literasi Alquran menjadi sarana pembelajaran sekaligus evaluasi pemahaman Alquran guna memperkuat pendidikan karakter sejak dini.
Fajar Riza Ul Haq memberikan apresiasi atas langkah inovatif yang dilakukan Pemkab Bungo.
Menurutnya, integrasi kemampuan akademik dengan penguatan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan merupakan bentuk transformasi pendidikan yang sejalan dengan arah kebijakan nasional.
“Aplikasi Bungo Pintar ini merupakan terobosan yang sangat progresif. Pemerintah Kabupaten Bungo tidak hanya responsif terhadap tuntutan era digital melalui literasi dan numerasi, tetapi juga tetap membumikan penguatan karakter melalui literasi Alquran. Ini adalah wujud nyata transformasi pendidikan yang berimbang antara kecerdasan intelektual dan spiritual,” ujar Fajar.
Wakil Gubernur Abdullah Sani menilai kehadiran Bungo Pintar akan menjadi pendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi.
Ia berharap digitalisasi pendidikan mampu mengurangi kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah di Kabupaten Bungo.
Bupati Dedy Putra menegaskan, Aplikasi Bungo Pintar bukan sekadar platform digital, melainkan bukti komitmen pemerintah daerah dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik sekaligus berkarakter dan memiliki nilai-nilai spiritual yang kuat.
“Melalui Bungo Pintar, kami ingin memastikan transformasi pendidikan di Kabupaten Bungo berjalan lebih cepat, merata, dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” kata dia yang dikutip dari bungokab.go.id. (*)












