PADANG-Musim liburan sekolah, banyak warga Sumbar yang ke Jakarta dan sekitarnya. Semntara yang di Jakarta, juga ramai pulang kampung.
Sekarang merupakan hari-hari sibuk bus Sumbar. Bus Sumbar putar kepala. Putar kepala merupakan istilah bagi bus yang putar dan balik lagi ke lokasi awal. Putar balik merupakan masa-masa sibuk lantaran banyaknya penumpang yang harus dijemput dan diantar.
Putar balik juga sering disebut sebagai tek-tok. Putar kepala akan terjadi lantaran bus liburan akan lebaran akan segera berakhir. Bus-bus Sumbar, biasanya, kalau sampai malam, maka malam itu juga balik ke Sumbar.
Bahkan, lantaran sibuk, bus pun terkadang tak dicuci. Bua akan dicuci mana kala telah sampai di Sumbar. Habis dicuci, lanjut lagi ke tanah rantau. Demikian pula sebaliknya.
Namun yang kendala adalah solar. Di sepanjang jalan lintas Sumatera, solar jadi barang yang susah didapatkan. Bus harus antre lama di SPBU. Hal itu mengakibatkan perjalanan jadi lebih lama. Biasanya, Jakarta-Padang bisa 28 jam saja.
Meski penumpang ramai, tidak ada tuslah atau penyesuaian harga yang diterapkan manajemen bus. Tarif masih harga lama.









