Daerah  

Edukasi Pemanfaatan Lahan Sempit, Mahasiswa KKN Universitas Andalas Kenalkan Budidaya TOGA di Jorong Pinang Sinawa

Penanaman tanaman obat
Penanaman tanaman obat

Toga adalah singkatan dari tanaman obat. Tanaman obat pada dasar nya adalah sebidang tanah baik di halaman, taman, atau lading digunakan untuk menumbuhkan tanaman yang memiliki khasiat obat untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan.

Taman herbal atau bahan dan kemudian didistribusikan kepada masyarakat, terutama obat yang berasal dari tanaman. Upaya Kesehatan Bersumber daya Manusia merupakan wujud nyata peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan sebagai pemicu kegiatan pemberdayaan masyarakat, salah satunya adalah TOGA (Tanaman Obat Keluarga).

Manfaat toga : Pemanfaatan tanaman obat keluarga ditujukan agar diperoleh obat tradisional yang bermutu tinggi, aman, memiliki khasiat nyata yang teruji secara ilmiah, dan dimanfaatkan secara luas, baik digunakan sendiri maupun dalam pelayanan kesehatan formal Selain sebagai obat, TOGA dapat mempunyai manfaat lain seperti sebagai penambah gizi keluarga, bumbu masakan (Anggraeni & Suryanti, 2020).

Pengenalan TOGA kepada masyarakat di Jorong pinang Sinawa, Nagari Jawi Jawi Guguk merupakan sebuah terobosan baru yang dapat dilakukan, meskipun tanaman obat tradisional sudah dikenal oleh masyarakat. Kenyataanya, banyak masyarakat yang mulai lupa akan khasiat tanaman obat tradisional dalam mengatasi masalah Kesehatan (Harjono et al., 2017)

Tujuan : Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait tanaman obat keluarga pada masyarakat di Jorong pinang Sinawa, Nagari Jawi Jawi Guguk, sehingga tanaman yang telah ditanam dan telah ada di sekitar masyarakat dapat bermanfaat bagi masyarakat desa sebagai bahan obat. Selain itu, manfaat lain dari kegiatan ini adalah peningkatan daya saing masyarakat dalam hal pemberdayaan sehingga masyarakat Jorong pinang Sinawa, Nagari Jawi Jawi Guguk bisa lebih mandiri terutama dalam hal obat pendamping keluarga.

Jenis toga :

Serai Harum ( Cymbopogon nardus), bermanfaat Membantu melancarkan buang air kecil, Membantu mengatasi perut kembung, masuk angin, dan kram perut,

Temu Hitam ( Curcuma / aeruginosa : Temu hitam sering menjadi bahan utama dalam jamu, membantu mengatasi nyeri haid dan melancarkan siklus menstruasi yang tidak teratur dan Membantu meredakan perut kembung, mulas

Temu Kunci ( Boesenbergia\ rotunda ) : Sangat efektif untuk meredakan perut kembung, masuk angin, gangguan pencernaan serta memiliki sifat anti-jamur bakteri yang membantu menjaga kesehatan organ intim dan mengatasi keputihan secara alami.

Kunyit Bolai ( Boesenbergia\ rotunda ) : Manfaat yang paling terkenal adalah kemampuannya membantu menurunkan berat badan, Air rebusan atau parutan rimpangnya sering digunakan untuk mengompres atau diminum guna menurunkan suhu tubuh (Meredakan Demam).

Cara pengolahan lahan :

Pengolahan lahan merupakan tahap paling krusial dalam budidaya TOGA agar tanaman dapat tumbuh subur dan memiliki kandungan zat aktif (khasiat obat) yang maksimal, berikut adalah langkah-langkah dalam pengolahan lahan untuk TOGA.
Pembersihan (Cleaning): Bersihkan lahan dari rumput liar (gulma), bebatuan, dan sampah plastik.
Penggemburan (Tilling): Cangkul tanah sedalam 20–30 cm. Tanah yang gembur memungkinkan akar tanaman (terutama jenis rimpang seperti jahe dan kunyit) .
Pemberian Kapur (Jika Perlu): Jika tanah terlalu asam (pH rendah), taburkan kapur Dolomit. Tanah yang netral sangat penting agar tanaman obat dapat menyerap unsur hara secara optimal.

Pemupukan Dasar : Campurkan pupuk organik (pupuk kandang yang sudah matang atau kompos) ke dalam tanah. Perbandingannya biasanya 3:1 (3 bagian tanah, 1 bagian pupuk).

Pembuatan Bedengan : Buat gundukan tanah (bedengan) dengan tinggi 20 cm dan lebar 60–100 cm. Bedengan berfungsi untuk mengatur drainase agar air tidak menggenang yang bisa menyebabkan akar tanaman obat membusuk.

Kesimpulan :

Berdasarkan hasil kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang telah dilakukan oleh mahasiswa Universsitas Andalas, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Jorong pinang Sinawa, Nagari Jawi Jawi Guguk maupun pemerintah desa. Adapun manfaat yang bisa didapat oleh masyarakat maupun pemerintah adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terutama ibu-ibu kader PKK dalam memanfaatkan tanaman obat sebagai bahan obat-obatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat untuk memanfaatkan lahan atau pekarangan yang kosong dengan digunakan untuk menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) hal ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Penanaman TOGA mempunyai manfaat untuk kesehatan, terutama tanaman yang belum ada di Jorong pinang Sinawa, Nagari Jawi Jawi Guguk.

REFERENSI
Aini, N. L. (2017). Proses Komunikasi Dalam Sosialisasi Pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA) (Analisis Deskriptif Kualitatif tentang Proses Komunikasi dalam Sosialisasi Tim Penggerak PKK Desa Ngunut Mengenai Pemanfaatan TOGA kepada Masyarakat di Desa Ngunut, Kecamatan Juma.
Anggraeni, D. V. P. dan Suryati. (2022). Pengaruh Pemanfaatan Aktifasi “Pojok Toga” Terhadap Peningkatan Hasil Belajar dan Peduli Lingkungan Siswa Kelas IV SDN Benowo 1 Surabaya. JPGSD, 08(01), 69-78.
Harjono, Y., Yusmaini, H., dan Bahar, M. (2017). Penyuluhan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga di Kampung Mekar Bakti 01/01, Desa Mekar Bakti Kabupaten Tanggerang. JPM Ruwa Jurai, 3, 16–21.

(Penulis: Mahasiswa KKN Unand di Nagari Jawi Jawi, Kabupaten Solok)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *