BATUSANGKAR-Pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tanah Datar, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah daerah, mulai dari pembukaan akses jalan, buat posko pengungsian, menyalurkan bantuan sampai dengan normalisasi sungai dan jalan terdampak bencana.
Memasuki perpanjangan masa tanggap darurat sampai 17 Desember 2025, pemerintah daerah sedang mempersiapkan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang masih mengungsi.
“Untuk memberikan keamanan dan kenyamanan para pengungsi, kita telah berkoordinasi dengan wali nagari dan pemerintah pusat yang akan membangun huntara di Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan dan X Koto,” kata Bupati Eka Putra didampingi Wabup Ahmad Fadly, di Batu Taba, Sabtu, (13/12/2025).
Dikatakan Eka Putra, pemerintah daerah telah mengirimkan data kebutuhan huntara ke pemerintah pusat yang nantinya dibangun oleh TNI di daerah yang diusulkan dan disetujui.
“Kita telah mengusulkan huntara untuk 552 KK yang tersebar di Kecamatan Batipuh 89 KK, Batipuh Selatan 379 KK dan X Koto 84 KK, dan Insya Allah TNI akan bekerja 9 hari dalam membangun huntara tersebut,” terangnya. (Prokopim)













