Daerah  

Harga Terus Turun, Petani Karet di Kuansing Beralih Tanam Sawit

Perkebunan sawit. (Info Sawit)
Perkebunan sawit. (Info Sawit)

KUANSING-Banyak petani karet di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau beralih ke perkebunan kelapa sawit karena dinilai lebih menjanjikan.

Petani beralasan, hasil kebun karet tidak lagi mencukupi kebutuhan hidup karena harga jual getah karet yang tidak stabil dan cenderung rendah.

Petani menilai kelapa sawit memiliki harga jual yang lebih stabil.

Seorang warga Kecamatan Inuman, Imur mengatakan, kebun karetnya tidak lagi disadap karena getah yang dihasilkan sedikit dan harganya terus menurun.

Harga sawit sekarang sekitar Rp3.000 ribu per kilogram, walaupun mengalami penurunan, biasanya hanya dalam waktu singkat.

“Namun, berbanding terbalik dengan harga getah karet. Biasanya harga karet walaupun mengalami kenaikan paling hanya jangka waktu satu atau dua bulan dan setelah itu murah kembali,” ucapnya, Minggu (30/11/2025).

“Sehingga saya memutuskan mengubah tanaman karet menjadi perkebunan sawit,” tambahnya.

Menurutnya, para petani tertarik dengan hasil penjualan tandan buah segar (TBS) sawit yang selalu berbuah tanpa mengenal musim.

“Walau pun di bulan ini buah tanda sawit mengalami penurunan buah, itu hal biasa dalam setahun sekali,” kata dia.

Tentunya yang menjadi daya tarik yaitu harganya yang sempat tinggi bisa sampai Rp3.500 per kilogram di tengkulak dan jika pemberian pupuk rutin dan perawatan maksimal, setengah bulan sekali sawit bisa dipanen dan tanpa ada musiman.

Hal serupa disampaikan Mina, warga Kecamatan Kuantan Hilir Seberang yang baru saja mengubah lahan karetnya seluas dua hektare menjadi kebun sawit.

“Baru beberapa bulan umur sawit dan sampai berbuah menunggu sekitar empat tahun lagi. Tentunya lebih menjanjikan untuk menambah kebutuhan hidup,” bebernya.

Ia mengaku tidak khawatir dengan harga jual sawit yang saat ini masih standar. Menurutnya, harga sawit sejak dulu memang selalu naik maupun turun. (Ridho)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *