SERGAI-Sejumlah pengguna bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mengeluhkan dugaan ketidaksesuaian takaran pengisian BBM di SPBU 14206190 yang berlokasi di Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Namun, pihak manajemen dengan tegas membantah. Tudingan itu disebut tidak benar.
Samsul, seorang warga Sei Rampah yang menggunakan mobil Pajero Sport, menduga ada praktik kecurangan pada tera pompa pengisian di SPBU tersebut. Menurutnya, pengisian BBM senilai Rp400 ribu biasanya sudah cukup untuk memenuhi tangki kendaraannya hingga penuh. Namun, saat mengisi di SPBU Suka Damai, indikator pada kendaraan menunjukkan tangki belum terisi penuh.
“Biasanya, kalau saya isi Rp400 ribu di SPBU lain, itu sudah full tank. Tapi di sini, masih kurang satu garis lagi di indikatornya. Saya curiga ada permainan di tera pompa mereka,” ujar Samsul kepada wartawan, Senin (20/10/2025). Ia mengaku sudah tiga kali mengalami hal serupa saat mengisi di SPBU tersebut.
Menanggapi keluhan itu, Manajer SPBU 14206190, Diki, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membantah adanya manipulasi takaran. Ia menegaskan seluruh pompa pengisian di SPBU tersebut telah ditera dan ditakar secara resmi oleh instansi berwenang.
“Tera kami dilakukan oleh pemerintah. Semua sudah sesuai aturan,” ujar Diki singkat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sergai, Roy C.S Pane, menyatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi. Ia menyebutkan bahwa pengaturan tera di SPBU dilakukan secara berkala, minimal satu kali dalam setahun.
“Jika ada laporan dari masyarakat, tentu akan kami tindak lanjuti. Tidak menutup kemungkinan bisa saja terjadi penyelewengan. Nanti akan kami cek ulang,” jelas Roy. (ML.hrp)












