Daerah  

Pemda Peduli Pesantren, Pertama Kali Ada Rakor Pesantren dengan Pemkab Bungo

Pemerintah kabupaten menggelar rapat koordinasi (rakor) sinkronisasi program pembangunan bersama pondok pesantren se-Kabupaten Bungo, Selasa (2/8/2025) di aula Bappeda setempat.
Pemerintah kabupaten menggelar rapat koordinasi (rakor) sinkronisasi program pembangunan bersama pondok pesantren se-Kabupaten Bungo, Selasa (2/8/2025) di aula Bappeda setempat.

MUARA BUNGO-Pemerintah kabupaten menggelar rapat koordinasi (rakor) sinkronisasi program pembangunan bersama pondok pesantren se-Kabupaten Bungo, Selasa (2/9/2025) di aula Bappeda setempat.

Rakor ini dipimpin Bupati Dedy Putra didampingi Kepala Bappeda serta dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Turut hadir para pimpinan pondok pesantren yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Bungo.

Bupati menegaskan peran pondok pesantren sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, berilmu dan berdaya saing.

“Pesantren bukan hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun SDM yang unggul. Melalui forum ini, kami ingin mendengar langsung masukan dari para pimpinan pondok pesantren agar program pembangunan bisa lebih sinkron dan tepat sasaran,” ujar bupati yang dikutip dari bungokab.go.id.

Ketua FKPP Kabupaten Bungo, Ustadz Syamsul Arabiyah, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah daerah karena untuk pertama kalinya rakor khusus pesantren ini digelar.

Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dengan pesantren dalam bidang pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi umat.

“Ini merupakan rakor perdana yang diinisiasi Pemkab Bungo. Kami sangat mengapresiasi langkah ini karena menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap pesantren,” ungkapnya.

Selain sebagai wadah koordinasi, rakor ini juga membahas berbagai usulan program dari pondok pesantren, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kurikulum berbasis kearifan lokal, hingga dukungan pemberdayaan ekonomi santri.

Pemerintah Kabupaten Bungo berkomitmen untuk mengonfirmasi hasil rakor tersebut dalam perencanaan pembangunan tahun-tahun berikutnya.

Dengan terselenggaranya rakor ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih erat antara Pemkab Bungo dengan pondok pesantren, sehingga pembangunan di Bungo tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga pada pembangunan karakter dan akhlak generasi muda melalui pendidikan berbasis pesantren.(*)



Kunjungi Kami di Google News:

google news
Exit mobile version