Daerah  

Pacu Jalur Berlalu, Air Sungai Kuantan Kembali Keruh, Diduga PETI di Wilayah Sumbar Aktif Lagi, Bupati Kuansing Keluarkan Ancaman

Air Batang Kuantan yang kembali keruh. (cakaplah.com)
Air Batang Kuantan yang kembali keruh. (cakaplah.com)

KUANSING-Pacu jalur di Kuansing telah berlalu. Air sungai yang sempat bersih, kini kembali keruh.

Air sungai kembali menguning. Padahal, waktu pacu jalur, air bening, sehingga ikan yang berenang pun kelihatan.

Belum terlalu pacu jalur berlalu, air sungai kembali ke stelan pabrik. Air sungai tak layak untuk mandi, apalagi untuk minum.

Kuat dugaan, aliran sungai keruh akibat tambang emas tanpa izin aktif lagi.

Tambang emas tanpa izin itu diduga aktif lagi di daerah hulu. Batang Kuantan hulunya ada di Sumatera Barat, wilayah Sijunjung dan Dharmasraya.

Warga tak lagi mandi di Tepian Narosa, Tepian Pincuran Sati Benai, Tepian Rajo Pangean dan lokasi lainnya.

“Ondeh. Keruh lagi air Kuantan. Tak bisa mandi lagi,” kata pemerhati wisata Dolva Suhendra kepada wartawan, Kamis (4/9/2025) yang dikutip dari cakaplah.com.

Sebelumnya, Bupati Kuansing Suhardiman Amby meminta agar warga Sumatera Barat menghentikan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di hulu sungai Kuantan. Jika tidak dihentikan, ia mengancam membangun bendungan di bagian hulu sungai ini. (*)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *