Program 3 Juta Rumah Tak Jelas, Tunjangan Perumahan Anggota DPR Malah Rp50 Juta Sebulan, Warga: Semoga Bahagia dan Berkah

Gedung DPR di Jakarta
Gedung DPR di Jakarta

JAKARTA-Anggota DPR dapat tunjangan perumahan Rp50 juta sebulan. Bagi rakyat, uang sebanyak itu bisa buat uang muka untuk kredit rumah sederhana. Lagipula, program 3 juta rumah yang digagas Presiden Prabowo juga tak jelas realisasinya.

“Oh, rakyat Indonesia, begini benar nasibmu,” kata Nurman, seorang warga di Padang, Sabtu 23/8/2025).

Menurut dia, anggota DPR sudah memiliki rumah dinas. Lalu, kenapa masih ada tunjangan perumahan. “Enak kali, tinggal di rumah dinas, dapat pula tunjangan perumahan,” kata Yusimar, warga lainnya.

Pemberian tunjangan perumahan Rp 50 juta per bulan untuk anggota DPR memang banjir kritik. Ketua DPR Puan Maharani mengklaim penetapan besaran tunjangan perumahan bagi anggota dewan sebesar Rp 50 juta per bulan itu berdasarkan hasil kajian yang matang.

“Itu sudah dikaji dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan kondisi ataupun harga yang ada di Jakarta karena kan kantornya ada di Jakarta,” ujar Puan di Gedung DPR RI, Kamis (21/8/2025).

“Namun, apa pun itu, kami pimpinan DPR akan memperhatikan aspirasi dan apa yang disampaikan oleh masyarakat. Tolong selalu awasi kinerja dari kami di DPR,” sambungnya. Akan tetapi, oleh masyarakat, besaran tunjangan itu dinilai sebagai angka fantastis dan membuang-buang uang negara.

Anggota DPR merupakan wakil rakyat, mudah-mudahan rakyat terwakili dengan anggaran Rp50 juta sebulan yang bisa untuk menginap di hotel berbintang dengan tarif Rp1,5 juta sehari.

Selamat untuk rakyat Indonesia yang sudah diwakili untuk dapat tunjangan perumahan.

“Semoga anggota DPR bahagia dan berkah dengan tunjangan itu. Selamat menikmati, ” kata warga lainnya. (*)



Kunjungi Kami di Google News:

google news
Exit mobile version