PADANG-Upaya meningkatkan kesadaran remaja terhadap kesehatan jiwa dan pencegahan perilaku adiktif dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Suka Maju Sejahtera, Padang, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Edukasi, Skrining, dan Pendampingan Psikososial bagi Warga Belajar di PKBM Suka Maju Sejahtera” tersebut dilaksanakan melalui skema Program Kemitraan Masyarakat Membangun Nagari (PKMMN) Bidang Fokus Psikiatri.
Program ini menyasar pelajar, khususnya remaja, untuk membekali mereka dengan pengetahuan mengenai kesehatan mental sekaligus meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja.
Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi bertema “Generasi Cerdas Tanpa Ketergantungan: Say No to Narkoba, Gadget, dan Game Online Berlebihan.”
Dalam sesi tersebut, para peserta diajak memahami risiko penyalahgunaan narkoba serta penggunaan gadget dan game online secara berlebihan. Mereka juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengambil keputusan secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Penggunaan teknologi yang tidak terkontrol dapat berdampak pada aktivitas belajar, hubungan sosial, pola tidur, hingga kesejahteraan psikologis. Karena itu, remaja perlu memiliki kemampuan untuk mengatur penggunaan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab.
Edukasi dilanjutkan dengan materi “Cara Mengatasi Stres untuk Remaja Tangguh”. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengertian stres, faktor-faktor pemicunya, serta dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.
Peserta juga dibekali pengetahuan tentang cara mengelola stres secara sehat agar mampu menghadapi tekanan dan berbagai permasalahan dengan strategi yang lebih adaptif.
Tanya Jawab Interaktif, Peserta Antusias
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Setelah kedua sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam materi.
Panitia juga memberikan hadiah kepada peserta yang aktif menjawab maupun mengajukan pertanyaan. Sesi ini menjadi ruang bagi para remaja untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya edukasi, kegiatan tersebut juga menghadirkan sesi konseling dan pendampingan psikososial bersama psikiater.
Melalui sesi ini, peserta diberikan ruang untuk berkonsultasi mengenai permasalahan pribadi maupun psikososial yang mereka hadapi. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan awal sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mencari bantuan ketika menghadapi persoalan kesehatan jiwa.
Membangun Remaja yang Tangguh dan Peduli Kesehatan Mental
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan mental, mengelola stres secara sehat, serta menghindari perilaku berisiko yang dapat menimbulkan ketergantungan.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan belajar yang lebih peduli terhadap kesehatan jiwa.
Dengan adanya edukasi, skrining, dan pendampingan psikososial, generasi muda diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, cerdas, serta mampu menghadapi berbagai tantangan dengan cara yang sehat dan bertanggung jawab. (rls)













