opini  

Dari Kesadaran Menjadi Aksi: Mahasiswa Hadirkan Solusi Lingkungan di Final LKTI Green Rangers Event

Foto bersama di sela kegiatan
Foto bersama di sela kegiatan

PADANG-Berhasil melaju menuju final, delapan tim Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dalam rangkaian kegiatan Green Rangers Event (GRE) 2026 berkesempatan untuk mempresentasikan gagasannya pada babak final yang dilaksanakan di ruang seminar gedung I Universitas Andalas pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Dari 8 finalis yang hadir, tiga di antaranya berasal dari luar daerah yaitu Universitas Internasional Batam, Universitas Lampung dan UIN Suska Riau.

Kehadiran peserta dari luar daerah ini turut menunjukkan antusiasme mahasiswa untuk berpartisipasi dan menyuarakan gagasannya terkait dengan isu lingkungan.

Mengusung tema From Awareness to Action: Green Action for Sustainable Future, final LKTI ini menjadi ruang yang tepat bagi para mahasiswa untuk menyampaikan gagasan dan solusi terhadap berbagai permasalahan lingkungan.

Presiden Mahasiswa, Shabbarin Syakur menyebutkan, pihaknya menyadari kelestarian alam amatlah penting bagi keberlangsungan hidup manusia, maka lkti merupakan wadah yang tepat bagi para mahasiswa untuk menyuarakan gagasannya yang nantinya dapat menjawab permasalahan lingkungan yang saat ini dirasakan

“Diharapkan agar peserta dapat menjaga gagasan yang disuarakannya hingga dapat diwujudkan,” kata dia.

Hal serupa juga disampaikan oleh Direktur Kemahasiswaan Universitas Andalas, Dendi Adi Saputra.

Ia menyampaikan, isu-isu yang diangkat dalam LKTI ini merupakan isu global yang relevan dengan kondisi lingkungan saat ini.

Tidak hanya melalui gagasan yang dituang dalam bentuk karya tulis, semangat menjaga lingkungan juga di terapkan langsung selama acara final LKTI berlangsung.

Para peserta, panitia serta para tamu yang hadir dihimbau membawa tumbler serta mengurangi pemakaian plastik sekali pakai.

Imbauan ini merupakan langkah sederhana dalam mengurangi sampah plastik selama kegiatan berlangsung.

Melalui kebiasaan kecil ini seluruh pihak diajak untuk ikut serta dalam aksi nyata namun berdampak besar bagi lingkungan.

Melalui kompetisi ini diharapkan gagasan gagasan yang di presentasikan tidak berhenti pada lembaran karya tulis.

Namun ide-ide tersebut diharapkan dapat terus berkembang serta di wujudkan menjadi sebuah aksi nyata, sehingga kontribusi mahasiswa dapat terus berlanjut bahkan setelah kompetisi ini selesai.
(Penulis : Naira Nuriyatul Aini Qolbi)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *