Daerah  

288 Kursi Kereta Gratis Ludes 20 Menit, Pendaftar Tajemtra Jember Tembus 18.500 Peserta

Warga antre mendaftar sebagai peserta Tajemtra 2026 di sekretariat panitia. Hingga kemarin, Jumat (21/8/2026), total pendaftar mencapai 18.500 dari target 25.000 peserta. (Foto: Disporabudpar Jember)
Warga antre mendaftar sebagai peserta Tajemtra 2026 di sekretariat panitia. Hingga kemarin, Jumat (21/8/2026), total pendaftar mencapai 18.500 dari target 25.000 peserta. (Foto: Disporabudpar Jember)

JEMBER-Antusiasme warga menyambut Gerak Jalan Tradisional Tanggul-Jember (Tajemtra) 2026 semakin terlihat. Hingga Jumat (21/8/2026), sekitar 18.500 orang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti agenda tahunan tersebut.

Besarnya minat warga bahkan terlihat dari kuota kereta api gratis yang disiapkan PT Kereta Api Indonesia (Persero), khusus peserta Tajemtra. Sebanyak 288 kursi yang dibuka untuk umum langsung ludes hanya dalam waktu sekitar 20 menit.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember, Bobby Arie Sandi mengatakan, tingginya permintaan terhadap fasilitas kereta gratis menjadi salah satu indikator kuat besarnya animo masyarakat terhadap Tajemtra tahun ini.

“Luar biasa. Kami juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT KAI yang telah memberikan dukungan kepada Pemkab Jember melalui kerja sama dalam kegiatan Tajemtra 2026,” kata Bobby dalam keterangannya, dikutip Sabtu (22/8/2026).

Menurut dia, PT KAI menyediakan 288 kursi bagi peserta Tajemtra. Begitu pendaftaran dibuka, seluruh kuota tersebut langsung habis dalam waktu sekitar 20 menit.

“Baru dibuka, ternyata antusiasme masyarakat luar biasa. Langsung habis tiket atau seat yang disiapkan. Ini salah satu indikator bahwa acara Tajemtra 2026 akan berlangsung sukses karena antusiasme warga sangat besar,” ujarnya.

Di sisi lain, jumlah peserta Tajemtra juga masih terus bertambah. Dari target 25 ribu peserta, sekitar 18.500 orang telah mendaftar hingga 21 Agustus, kemarin.

Artinya, masih ada sekitar 6.500 peserta yang dibutuhkan untuk mencapai target tersebut. Pendaftaran masih dibuka hingga 2 September 2026 mendatang.

Bobby optimistis jumlah peserta akan terus meningkat menjelang penutupan pendaftaran. Ia menilai, Tajemtra tidak lagi sekadar agenda olahraga tahunan, tetapi telah berkembang menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai wilayah dan latar belakang.

Peserta dapat mengikuti gerak jalan bersama keluarga, teman, komunitas, hingga kelompok masyarakat lainnya. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Ini bukan hanya kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” katanya.

Besarnya partisipasi masyarakat juga diharapkan memberi efek lebih luas bagi Jember. Selain mendorong aktivitas olahraga dan kebugaran, Tajemtra diharapkan ikut menggerakkan sektor ekonomi serta memperkuat daya tarik pariwisata daerah.

Pemkab Jember bersama PT KAI pun mengingatkan peserta agar tidak hanya mempersiapkan diri dari sisi administrasi, tetapi juga kondisi fisik sebelum hari pelaksanaan.

Bobby meminta peserta rutin berlatih dan menjaga kesehatan agar mampu mengikuti seluruh rangkaian Tajemtra dengan kondisi prima.

“Titip tetap jaga kesehatan dan berlatih. Ketika pelaksanaan, jangan lupa salat. Di sepanjang jalur Tajemtra banyak musala dan masjid. Ketika waktu salat, silakan menepi dan melaksanakan salat karena itu kewajiban kita semua,” ujarnya.

Selain kesehatan dan ibadah, peserta juga diminta menjaga kerukunan serta kekompakan sepanjang rute Tanggul-Jember. Peserta dan penonton diharapkan ikut menjaga ketertiban sehingga pelaksanaan Tajemtra berlangsung aman dan nyaman. (rus)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *