Daerah  

Dukung Inpres Prabowo, Green Policing Polda Riau Siap Jadi Garda Terdepan Penyelamatan Gajah

Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan mengunjungi Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas
Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan mengunjungi Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas

PEKANBARU-Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan mengunjungi Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2026.

Inpres itu berkaitan tentang Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatera serta Gajah Kalimantan.

Kunjungan Kapolda didampingi Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau pada Jumat 10 Juli 2026.

Kunjungan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian Gajah Sumatera dan habitatnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda berinteraksi langsung dengan gajah-gajah yang berada di pusat pelatihan bernama Vera, Dayang, Diego, dan Togar.

Irjen Herry juga memberi makan langsung kepada satwa dilindungi tersebut.

Kegiatan ini menjadi simbol kedekatan sekaligus kepedulian terhadap salah satu kekayaan hayati Indonesia yang harus dijaga bersama.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan komitmen Polda Riau untuk mendukung implementasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga kelestarian satwa dilindungi beserta habitatnya, khususnya Gajah Sumatera.

Inpres yang diterbitkan pada 15 Juni 2026 itu memuat enam poin utama, yakni penyelamatan gajah sebagai spesies payung (umbrella species).

Penghentian sementara (moratorium) penerbitan izin baru di kawasan habitat gajah, perlindungan dan integrasi habitat ke dalam tata ruang, pembangunan infrastruktur yang ramah satwa, penanganan konflik manusia dan gajah melalui penegakan hukum, serta penguatan pendanaan dan pengawasan.

Langkah penyelamatan mencakup 21 lanskap habitat Gajah Sumatera dengan luas sekitar 5,4 juta hektare dan satu lanskap Gajah Kalimantan seluas sekitar 19 ribu hektare.

Kapolda Riau menegaskan, jajaran Polda Riau siap mendukung penuh pelaksanaan instruksi tersebut melalui penegakan hukum terhadap perburuan dan perdagangan ilegal satwa liar, perlindungan habitat, penanganan konflik antara manusia dan gajah, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, kementerian terkait, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Polri, khususnya Polda Riau, siap mendukung penuh pelaksanaan Instruksi Presiden ini melalui penegakan hukum, perlindungan habitat, penanganan konflik, dan kolaborasi seluruh pihak demi masa depan gajah dan kelestarian alam Indonesia,” kata Irjen Herry Jumat (10/7).

Dengan semangat Green Policing, Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perlindungan lingkungan hidup melalui pendekatan penegakan hukum yang berorientasi pada pelestarian alam.

“Bersama menjaga Gajah, menjaga alam, menjaga masa depan,” tuturnya. (ES)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *