Daerah  

Perbaiki Tiga Ruas Jalan Utama, Pemkab Kuansing Butuh Rp265 Miliar, Bupati Minta Dukungan Anggota DPR

Bupati Kuansing serahkan usulan perbaikan jalan ke anggota DPR di Jakarta. (kominfo)
Bupati Kuansing serahkan usulan perbaikan jalan ke anggota DPR di Jakarta. (kominfo)

JAKARTA-Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terus berupaya memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan melalui dukungan pemerintah pusat.

Bupati Suhardiman Amby didampingi Kepala Dinas PUPR, Ade Fahrer Arief terbang ke Jakarta untuk bertemu Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, Selasa (9/9/2025).

Pertemuan ini menjadi bagian dari lobi-lobi Pemkab Kuansing agar usulan perbaikan infrastruktur strategis bisa masuk dalam alokasi anggaran pusat pada 2026.

“Kami tetap berjuang untuk Kuansing dalam hal perbaikan infrastruktur. Mudah-mudahan usaha ini membuahkan hasil nyata pada 2026,” ujar Bupati Suhardiman Amby, Rabu (10/9/2025).

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kuansing, Faisal menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Pemkab Kuansing meminta dukungan Komisi V DPR RI untuk memperjuangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 sebesar Rp265,584 miliar. Dana itu diusulkan untuk tiga titik pembangunan jalan utama di Kuansing.

Rinciannya meliputi Ruas jalan Koto Rajo–Pulau Jambu sepanjang 9,52 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Inuman dan Cerenti dengan proyeksi dana Rp57,1 miliar.

Ruas jalan Sako–Trans SKP II Kecamatan Pangean sepanjang 26,03 kilometer dengan usulan dana Rp156,99 miliar dan ruas jalan Desa Saik–Koto Kombu sepanjang 8,58 kilometer yang melintasi Kecamatan Kuantan Mudik hingga Hulu Kuantan dengan proyeksi anggaran Rp51,4 miliar.

“Usulan tiga titik jalan ini juga sudah disampaikan kepada Kementerian PUPR. Namun, dukungan Komisi V DPR RI sangat penting agar realisasi ini bisa berhasil,” jelas Faisal.

Jika usulan ini disetujui dalam APBN 2026, manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Salah satunya penunjang destinasi wisata Kuansing, ruas jalan Saik–Koto Kombu yang akan membuka akses ke objek wisata sumber air panas di Desa Sungai Pinang serta memperlancar jalur transportasi hingga ke Desa Koto Kombu Kecamatan Hulu Kuantan. (*)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *