TEMBILAHAN–Pembangunan Jalan Poros Lintas Nasional–Pekan Kamis di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, terus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) Inhil, Yusnaldi turun ke lokasi untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana dengan tetap mengutamakan kualitas.
Peninjauan lapangan yang dilaksanakan Sabtu (10/10/2026) tersebut dipimpin Yusnaldi, didampingi Kepala Bidang Bina Marga Andy Hirfandy, tim konsultan pengawas, serta perwakilan kontraktor pelaksana.
Dalam kunjungan itu, Yusnaldi menekankan pentingnya percepatan pekerjaan agar pembangunan jalan dapat diselesaikan tepat waktu.
Namun, ia mengingatkan percepatan tidak boleh mengesampingkan mutu pekerjaan, mengingat jalan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pembangunan Jalan Poros Lintas Nasional–Pekan Kamis memiliki nilai kontrak sebesar Rp7.207.450.584 atau sekitar Rp7,2 miliar, yang bersumber dari APBD Kabupaten Indragiri Hilir tahun anggaran 2026.
Percepatan Dikebut, Kualitas Jalan Jadi Perhatian
Pemerintah daerah meminta kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas memperkuat koordinasi serta melakukan pengawasan secara ketat selama proses pembangunan berlangsung.
Kondisi cuaca dan karakteristik tanah di lapangan menjadi tantangan yang perlu diperhitungkan. Karena itu, pekerjaan tanah dan pembentukan badan jalan harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Yusnaldi menegaskan, pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran daerah harus memberikan hasil nyata bagi masyarakat. Jalan yang dibangun diharapkan memiliki konstruksi yang kuat, aman, dan tahan lama.
Pembangunan ruas jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran akses transportasi, mempermudah mobilitas masyarakat, serta mendukung distribusi barang dan jasa di wilayah sekitar.
Kini, masyarakat menantikan hasil pembangunan yang tidak hanya selesai sesuai target waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang dapat diandalkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan pertumbuhan ekonomi daerah. (YR)












