DHARMASRAYA-Kabut asap tebal yang menyelimuti Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena menyebabkan mata perih dan gangguan pernapasan. Pengguna kendaraan, khususnya pengendara roda dua, juga terganggu akibat jarak pandang yang terbatas.
Pantauan, Kamis (8/10/2026), kabut asap terlihat semakin tebal dan mengurangi jarak pandang di sepanjang Jalan Lintas Sumatera. Sejumlah pengendara menyalakan lampu kendaraan untuk meningkatkan visibilitas dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Pemerintah Nagari Sungai Dareh bersama TNI-Polri dan petugas kesehatan Puskesmas Sungai Dareh membagikan masker kepada warga, terutama pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Lintas Sumatera.
Kegiatan tersebut melibatkan Camat Pulau Punjung Erik Harja, Wali Nagari Sungai Dareh Irwadi, Plh. Wadanramil 03/Pulau Punjung Letda Inf. Magel Hendri beserta anggota Koramil, Kapolsek Pulau Punjung Iptu Muhammad Isa bersama personel Polsek, serta petugas medis dari Puskesmas Sungai Dareh.
Camat Pulau Punjung Erik Harja, didampingi Wali Nagari Sungai Dareh Irwadi, mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap yang semakin mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Hari ini kami dari Forkopimca Kecamatan Pulau Punjung bersama Pemerintah Nagari Sungai Dareh melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Lintas Sumatera. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan warga dari paparan kabut asap,” ujar Erik.
Ia menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, kabut asap yang menyelimuti Dharmasraya diduga merupakan kiriman dari sejumlah daerah tetangga, seperti Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau.
Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Pulau Punjung, pihaknya menyatakan belum menemukan titik api kebakaran lahan maupun kejadian serupa berdasarkan data yang diterima.
Erik juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kabut asap masih berlangsung. Warga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kondisi kesehatan.
Masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan lainnya diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Pembagian masker ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko paparan asap sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama berkendara di tengah terbatasnya jarak pandang. (eko)












