SERGAI-Seorang mahasiswi berinisial S (22), warga Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), diduga menjadi korban pelecehan seksual saat menumpangi angkutan kota (angkot) dalam perjalanan pulang dari Kota Tebing Tinggi, Jumat (26/6/2026).
Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga setelah korban turun dari angkot di kawasan Simpang Bedagai dalam kondisi menangis dan tampak syok.
Warga yang melihat kondisi korban langsung memberikan pertolongan dan menanyakan penyebabnya. Dari pengakuan korban, ia diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang penumpang pria di dalam angkot.
“Korban turun dari angkot sambil menangis. Setelah ditanya warga, korban mengaku telah dilecehkan oleh salah seorang penumpang,” ujar seorang warga, Yuspit.
Mendengar pengakuan tersebut, warga bersama sopir angkot bergerak cepat mengamankan pria yang diduga sebagai pelaku sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
“Korban dan terduga pelaku langsung kami bawa ke Polsek Sei Rampah. Selanjutnya keduanya dibawa ke Polres Sergai untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Pantauan di Polsek Sei Rampah menunjukkan korban masih dalam kondisi syok dan terus menangis saat didampingi kedua orang tuanya. Sementara itu, pria yang diduga sebagai pelaku tampak diamankan petugas. Ia mengenakan kaus hitam, celana pendek, serta membawa tas ransel.
Sopir angkot Sandra Prima, Ijai, mengatakan korban naik dari depan SMA Negeri 2 Kota Tebing Tinggi, sedangkan pria yang diduga sebagai pelaku naik dari wilayah Sei Bamban.
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti dugaan pelecehan yang terjadi selama perjalanan karena fokus mengemudikan kendaraan.
“Saya tidak tahu persis kejadiannya. Tiba-tiba korban mengaku telah dipegang oleh penumpang. Warga kemudian langsung membawa terduga pelaku ke kantor polisi,” ungkap Ijai.
Sementara itu, seorang personel Polres Serdang Bedagai membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang pria terkait dugaan kasus pelecehan seksual terhadap seorang perempuan di dalam angkot.
“Terduga pelaku sudah diamankan sementara. Saat ini korban masih membuat laporan pengaduan di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sergai,” ujar petugas.(ML.hrp)












