Daerah  

Jalan Kabupaten di Kuansing Banyak Rusak, Seperti Lagu Dangdut Saja: Musim Panas Berdebu, Musim Hujan Bagaikan Kubangan

Bagaimana jalan tak cepat rusak kalau tak ada saluran air di pinggir jalan.
Bagaimana jalan tak cepat rusak kalau tak ada saluran air di pinggir jalan.

KUANSING-Banyak titik ruas jalan kabupaten yang menghalami kerusakan. Seperti lagu dangdut saja. Jika musim panas, jalan yang rusak akan terlihat lubangnya dan berdebu. Sementara bila musim hujan, jalan layaknya kubangan.

Jalan yang alami kerusakan dan tergenang bila hujan. Jalan kabupaten yang rusak diantara bisa ditemui di Desa Koto, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Suantan Singingi, Riau.

Pantauan di lapangan, Sabtu (4/10/2025), jalan yang rusak dan berlubang yang cukup banyak dan digenangi air. Sekitar tiap 100 meter, jalan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kondisi ini dikarenakan minimnya resapan air sehingga saat hujan turun, air tergenang di ruas jalan dan sehingga membuat jalan cepat rusak. Tak ada aliran air untuk mengalir.

Ini diakibatkan tidak ada parit di kiri dan kanan jalan, namun air buangan dari jalan ke parit tidak lancar. Bahkan jalan yang dibangun lebih tinggi dibandingkan badan jalan yang lama.

Tak hanya itu, air di jalan mengalir ke sisi badan jalan. Air dalam ketinggian badan jalan tampak seperti genangan tanpa adanya aliran.

Jalan rusak ini pun dikeluhkan warga dan pengendara. Warga menilai, Jalan kabupaten di Koto Rajo rusak karena minimnya saluran air.

“Ketika hujan turun, Jalan Koto Rajo ini selalu banjir karena minimnya resapan air,” ujar warga setempat.

Warga menyebut, saluran air di jalan kabupaten bisa dikatakan tidak ada. Karena tidak adanya saluran air, saat hujan mengguyur jalan tersebut akan tergenang terus hingga jalan seperti kolam ikan lele dan ikan patin. (Ridho)

Baca berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *